Content Management System (CMS)


Pengembangan website tidak sesulit yang dibayangkan sebelumnya. Banyak bermunculan situs di internet, mulai sifatnya statis hanya menggunakan HTML (HyperText Markup Language) hingga dinamis yang menggunakan bahasa pemograman seperti ASP, Php, Java Script, dan lain sebagainya. Hal ini berakibat pada tingkat kesulitan pengguna untuk meng-update secara periodik isi (content) situsnya. Setiap kali melakukan perubahan pada situs mengharuskan kepada institusi atau personal untuk menghubungi Webmaster melakukan update. Hal inilah yang mendorong munculnya CMS.

Menurut webopedia CMS merupakan sebuah software yang memungkinkan untuk menambah dan atau mengelola isi suatu website. Esensinya, setiap file yang dibuat dan tersimpan sebagai bagian dari suatu website yang berupa halaman, gambar, logo atau teks dikategorikan sebagai isi. Content Management adalah suatu system yang memberikan hak kepada orang lain atau bagian tertentu dalam suatu organisasi untuk mengelola website.

Pada umumnya, sebuah CMS (Content Management System) terdiri dari dua elemen:
aplikasi manajemen isi (Content Management Application, [CMA])
aplikasi pengiriman isi (Content Delivery Application [CDA])

Elemen CMA memperbolehkan si manajer isi yang mungkin tidak memiliki pengetahuan mengenai HTML, untuk mengatur pembuatan, modifikasi, dan penghapusan isi dari suatu situs Web tanpa perlu memiliki keahlian sebagai seorang Webmaster. Elemen CDA menggunakan dan menghimpun informasi-informasi yang sebelumnya telah ditambah, dikurangi atau diubah oleh si pemilik situs web untuk meng-update atau memperbaharui situs Web tersebut. Kemampuan atau fitur dari sebuah sistem CMS berbeda-beda, walaupun begitu, kebanyakan dari software ini memiliki fitur publikasi berbasis Web, manajemen format, kontrol revisi, pembuatan index, pencarian, dan pengarsipan.

Beberapa macam manfaat yang didapat dari sistem CMS diantaranya sebagai berikut :
1.    Manajemen Data yang dapat mendukung format HTML, XML, PDF dan lain sebagainya karena semua proses berjalan secara otomatis.
2.    Web Template yang dapat memberikan acuan ke seluruh isi situs yang telah ditetapkan sehingga tidak dapat diubah-ubah seenaknya.
3.    Memisahkan antara desain dan isi yang dapat ditampilkan sesuai dengan keinginan dan kebutuhan dari penggunanya.
4.    Format data yang didukung secara variatif dari rss, rdf, xml hingga bekend scripting.
5.    Portal (situs komunitas)
6.    Forum
7.    Galeri foto
8.    E-Commerce
9.    E-Learning, dll.

jenis CMS yang gratis alias open source. Diantara CMS gratisan yang banyak dipakai adalah sebagai berikut:

1. Drupal.

Drupal adalah content management system dan blogging engine yang pertama kali dikembangkan oleh Dries Buytaert sebagai sebuah sistem bulletin board. Sekarang ini Drupal banyak digunakan oleh website-website yang memiliki traffic tinggi dan memiliki tingkat penanganan sebuah website yang hirarki yang kompleks.

Website : Drupal.org

2. Mambo

Mambo pada awalnya disebut Mambo Open Source atau MOS adalah free software atau open source content managemen system yang digunakan untuk membuat dan memanagement website melalui sebuah interface yang simple. Sekarang ini mambo banyak dipilih dan digunakan karena kemudahan yang diberikan untuk mengoperasikannya. Seperti hampir semua CMS yang digemari mambo memiliki kemampuan templating atau kemampuan untuk mengganti tampilan website tanpa harus melakukan upload/perubahan kontent. mambo menyediakan fasilitas dan komponenkomponen seperti shopping chart (menggunakan komponen virtue mart), photo gallery, forum, pools, calendars website searching, multi bahasa dan lain-lain. Hampir sebagian besar website yang kami bangun menggunakan Mambo sebagai pilihan CMS. Sebuah kebanggaan bagi Indonesia karena salah satu CoreDev Team Mambo adalah orang Indonesia asli.

Website : Mambo Foundation

3. Joomla

Kata Joomla diambil dari sebuah kata dari suku Swahili yaitu Jumla yang berarti “menjadi kesatuan” bisa dikatakan memiliki kemampuan sama dengan Mambo, karena CMS ini code awalnya Joomla! 1.0.0 menggunakan code Mambo 4.5.2.3. Banyak komponen Mambo juga dapat digunakan di sebagai Plugin Joomla begitu juga sebaliknya. Kemampuan kami memilih plugin yang tepat untuk setiap release yang dipilih memalui proses riset mengindari terjadinya konflik atau crash karena banyak plugin memerlukan penyesuaian disetiap versinya.

Website : Joomla.org

4. WordPress.

CMS terpopuler saat ini? WordPress! Tidak terbantah lagi kalau CMS yang satu ini digunakan oleh begitu banyak website terutama web-blog, CMS ini cocok sekali digunakan untuk website berbasis news atau berita. Kesederhanaan administrator sidenya membuat CMS ini sangat fasih digunakan untuk pemula sekalipun. Kemampuan templatingnya sangat digemari juga karena sangat mudah dimengerti. Mengejutkan ketika sekarang wordpress dengan pluginsnya yang berkembang pesat sehingga dapat digunakan untuk kebutuhan CMS corporate bahkan digunakan sebagai simple shoping chart. Kelebihan lain dari CMS ini sangat mudah dioptimasi menjadi sebuah website yang search engine friendly dengan tag sistemnya, friendly url, custom meta, auto ping, sitemap dan rss-nya. Penggunaan CMS ini kami sangat sarankan untuk website berskala kecil atau website berbasis berita dan weblog.

Website : WordPress.org dan WordPress.com

CMS yang khusus untuk e-commerce

1.osCommerce.

Singkatan dari Open Source Commerce adalah online store-management software. osCommerce cenderung lebih spesific kepada penggunaan CMS sebagai eCommerce dimana menyediakan segala fasilitas standar dan fungsionaliti.

Website : Oscommerce

2. Prestashop

Bagi anda yang berniat untuk mempunyai toko online sendiri, anda dapat melihat aplikasi e-commerce opensource yang bernama prestashop. Prestashop sudah terbilang canggih dan mempunyai feature-feature web 2.0 seperti dynamic ajax dan desain yang lumayan seger. Pertama kali melihat tampilan depan anda akan terkesan dengan tampilannya yang sederhana tetapi cukup komplit.pengoperasiannya cukup mudah bagi pengunjung ataupun administrator untuk mengikuti navigasi pada saat pencarian katalog product

Website : Prestashop

3. Magento

Satu lagi pilihan aplikasi platform ecommerce yaitu Magento – Open Source eCommerceEvolved . Perlahan tapi pasti Magento bisa menggeser pendahulu-pendahulunya seperti OsCommerce, Joomla dengan Virtuemart-nya, dsb. Magento merupakan pemenang Best Commerce di SourceForge 2008. Walaupun proses instalasinya terhitung masih cukup sulit, tapi fitur, user interface, dll bisa diandalkan dan lumayan keren

Website : Magento

2 thoughts on “Content Management System (CMS)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s