Makna Tajdid


Istilah pembaharuan (tajdid) sering dipakai oleh kalangan yang berpendapat bahwa pintu ijtihad tetap terbuka, karena perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi menuntut penyegaran pemahaman terhadap nilai universal yang terkandung di dalam Al-Qur’an. Hal ini perlu dilakukan karena dampak dari perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi berpengaruh besar terhadap situasi dan kondisi masyarakat.

Tajdid sekurang kurangnya mempunyai dua makna :

Pertama : berarti pemurnian – purifikasi (i’adat al-syai’ ka al-mubtada’), yaitu mengembalikan ajaran Islam kepada yang aslinya. Ini dimaksudkan sebagai pemeliharaan ajaran Islam berdasarkan dan bersumberkan Al-Qur’an dan Al-Sunnah al-Shahihah.

Kedua : bermakna pembaharuan – dinamisasi atau reformasi (al-islah), yaitu peningkatan, pengembangan, modernisasi dan yang semakna dengan itu.

Tajdid sesungguhnya dimaksudkan sebagai upaya penafsiran, pengamalan dan perwujudan ajaran Islam dalam konteks kekinian dengan tetap berpegang teguh kepada Al-Qur’an dan Al-Sunnah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s