quote kyai dahlan…


Muhammadiyah ini lain dengan Muhammadiyah yang akan
datang.Maka teruslah kamu bersekolah,
menuntut ilmu pengetahuan dimana saja.
Jadilah guru kembali pada Muhammadiyah.
Jadilah dokter, kembali kepada Muhammadiyah.
Jadilah Meester, insinyur dan lain-lain,
dan kembalilah kepada Muhammadiyah
%
Hai Dahlan,Sungguh di depanmu pasti kau lihat perkara
yang lebih besar dan mematikan,
mungkin engkau selamat atau sebaliknya akan tewas.
%
Hai Dahlan,bayangkan kau sedang berada di dunia ini
sendirian beserta Allah dan dimukamu ada kematian,
pengadilan amal, surga, dan neraka.Coba kau piker,
mana yang paling mendekati dirimu selain kematian.
Mereka yang menyukai dunia bisa memperoleh dunia
walaupun tanpa sekolah.Sementara yang sekolah
dengan sungguh-sungguh karena mencintai akhirat
ternyata tidak pernah naik kelas.
Gambaran ini melukiskan orang-orang yang celaka
di dunia dan akhirat sebagai akibat dari tidak bisa
mengekang hawa-nafsunya.Apakah kau tidak bisa melihat
orang-orang yang mempertuhankan hawa nafsu?
%
Mengapa engkau begitu bersemangat saat mendirikan
rumahmu agar cepat selesai,sedangkan gedung untuk
keperluan persyarikatan Muhammadiyah tidak engkau
perhatikan dan tidak segera diselesaikan?
%
Aku ini sudah tua, berusia lanjut, kekuatanku pun
sudah sangat terbatas.Tapi, aku tetap memaksakan diri
memenuhi kewajibanku beramal, bekerja,dan berjuang
untuk menegakkan dan menjunjung tinggi perintah tuhan.
Aku sangat yakin seyakin-yakinnya bahwa memperbaiki
urusan yang terlanjur salah dan disalahgunakan
atau diselewengkan adalah merupakan kewajiban
setiap manusia,terutama kewajiban umat Islam.
%
Menjaga dan memelihara Muhammadiyah
bukanlah suatu perkara yang mudah.
Karena itu aku senantiasa berdoa setiap saat
hingga saat-saat terakhir aku akan menghadap
kepada Illahi Rabbi.Aku juga berdoa berkat dan
keridlaan serta limpahan rahmat karunia Illahi
agar Muhammadiyah tetap maju dan bisa memberikan
manfaat bagi seluruh ummat manusia sepanjang sejarah
dari zaman ke zaman.
%
Mengingat keadaan tubuhku kiranya aku tidak lama lagi
akan meninggalkan anak-anakku semua
sedangkan aku tidak memiliki harta benda
yang bisa kutinggalkan kepadamu.
Aku hanya memiliki Muhammadiyah
yang akan kuwariskan kepadamu sekalian.
%
Karena itu, aku titipkan Muhammadiyah ini
kepadamu sekalian dengan penuh harapan agar engkau
sekalian mau memelihara dan menjaga Muhammadiyah itu
dengan sepenuh hati agar Muhammadiyah
bisa terus berkembang selamanya.
%
Usaha berjuang dan beramal tersebut aku lakukan
dengan mendirikan persyarikatan
yang aku beri nama Muhammadiyah.
Dengan itu aku berharap kepada seluruh umat
yang berjiwa Islam akan selalu tetap mencintai
junjungan Nabi Muhammad dengan mengamalkan
segala tuntunan dan perintahnya.
%
Khittah KH. Ahmad Dahlan
1.Tidak Menduakan Muhammadiyah dengan organisasi lain;
2.tidak dendam, tidak marah, dan tidak sakit hati jika dicela dan dikritik;
3.tidak sombong dan tidak berbesar hati jika menerima pujian;
4.tidak jubria (ujub, kikir, dan ria);
5.Mengorbankan harta benda, pikiran, dan tenaga dengan hati ikhlas dan murni;
6.bersungguh hati terhadap pendirian.
%
Karena itu, aku terus memperbanyak amal dan berjuang
bersama anak-anakku sekalian untuk menegakkan akhlak
dan moral yang sudah bengkok.
Kusadari bahwa menegakkan akhlak dan moral
serta berbagai persoalan Islam yang sudah bengkok
memang merupakan tugas berat dan sulit.
%
Namun demikian, jika kita terus bekerta dengan rajin
disertai kesungguhan,kemauan keras,
dan kesadaran tugas yang tinggi,
maka insya Allah tuhan akan memberi jalan
dan pertolongan-Nya akan segera tiba.
%
KH. Ahmad Dahlan: Jangan Tergesa-gesa Menyanggupi Suatu Tugas
%
KH. Ahmad Dahlan berkata:
Hendaklah setiap warga Muhammadiyah jangan tergesa-gesa
menyanggupi suatu tugas yang ditetapkan oleh sidang
persyarikatan.Telitilah terlebih dahulu keputusan sidang
yang menetapkan engkau untuk melakukan suatu tugas
apakah pemenuhan tugas itu bersamaan dengan tugas
yang telah engkau sanggupi sebelumnya.
Jika itu terjadi, hendaklah kau permudah memenuhi tugas
dalam waktu yang tidak bersamaan dengan tugas lainnya,
agar engkau tidak mudah mempermainkan keputusan sidang
dengan hanya mengirimkan surat atau memberi tahu
ketika mendapati waktu pemenuhan tugas itu bersamaan
dengan tugas lainnya yang telah engkau sanggupi sebelumnya.
%
KH. Ahmad Dahlan Berkata:
Hendaklah engkau tidak gampang melibatkan diri
dalam perebutan tanah sehingga bertengkar dan berselisih,
apalagi bertengkar dan berselisih di muka pengadilan.
Jika itu engkau lakukan, maka Allah akan menjauhkanmu
memperoleh rejeki dari tuhan.
%
Suatu ketika, KH. Ahmad Dahlan bertanya kepada
anak-anak muda perempuan Muhammadiyah,
“Apakah kamu tidak malu jika auratmu dilihat kaum lelaki?”
Anak-anak muda perempuan itu serentak menjawab bahwa
mereka akan malu sekali jika hal itu terjadi.
Kiai lalu berkata: “jika kau malu, mengapa jika kau sakit
lalu pergi ke dokter laki-laki,apalagi ketika hendak
melahirkan anak. Jika kau memang benar-benar malu,
hendaknya kau terus belajar dan belajar dan jadilah dokter
sehingga akan ada dokter perempuan untuk kaum perempuan!”
%
KH. Ahmad Dahlan Berkata:
Di masa yang akan datang, anak-anak warga Muhammadiyah
tidak hanya akan tersebar di seantero tanah air,
tapi akan tersebar ke seluruh dunia.
Penyebaran anak-anak muda Muhammadiyah tersebut
juga bukan semata-mata karena tugas keilmuan,
melainkan juga akibat hubungan perkawinan.
%
KH. Ahmad Dahlan berkata:
Jika engkau meminta izin tidak melakukan suatu pekerjaan
yang telah ditetapkan oleh suatu keputusan sidang
persyarikatan seperti untuk bertabligh, janganlah
engkau meminta izin kepadaku,tapi memintalah izin
kepada Tuhan dengan mengemukakan alasan-alasan.Beranikah
engkau mempertanggungjawabkan tindakanmu itu kepada-Nya?
%
Jika engkau meminta izin tidak memenuhi tugas tersebut
karena alasan tidak mampu, maka beruntunglah engkau!
Aku akan mengajarkan kepadamu bagaimana memenuhi
tugas tersebut. Tapi, jika engkau meminta izin
tidak memenuhi tugas tersebut hanya karena sekedar enggan,
maka tiadalah orang yang bisa mengatasi seseorang
yang memang tidak mau memenuhi tugas.
Janganlah persoalan rumah tangga dijadikan halangan
memenuhi tugas kemasyarakatan!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s