Kisi kisi UAMBN 2017


Kisi kisi UAMBN 2017

Perdirjen Klik Download
>MTS – KISI-KISI UAMBN 2017. AKIDAH Klik Download
>MTS – KISI-KISI UAMBN 2017. BHS ARAB Klik Download
>MTS – KISI-KISI UAMBN 2017. FIKIH Klik Download
>MTS – KISI-KISI UAMBN 2017. QURDIS Klik Download
>MTS – KISI-KISI UAMBN 2017. SKI Klik Download

Terjadi kesepakatan damai tentang sengketa takbir murshal 2016 / 1437 H Desa Jatisono


Sengketa juara pertama takbir keliling yang lakukan secara terstruktur, sistematis, dan masif   yang dilakukan oleh panitia dan dewan juri terhadap peserta takbir keliling (dalam ini kauman al hasan ) dimana selisih hanya 1 nilai padahal dalam realitanya sangat kontras perbedaan antara kedua peserta takbir.

pada pukul 00:03 wib tanggal 6 juli 2016 pihak alhasan di hubungi oleh tokoh masyarakat mbah sahal di pertemukan oleh pihak panitia (yang saat itu hanya di hadiri oleh dewan juri tampa di hadiri oleh pihak ketua IRMAS dan Ketua Panitia pelaksana) bertempat di rumah bapak lurah sebagai pihak yang ingin mendamaikan sengketa juara pertama. pihak dewan juri di haridi oleh saudara Ali marzuki dan Ahmad Saifudin, pihak yang penggugat di wakili oleh Arif RH dan Yogi saja, karena tidak ingin kehadiran rekan rekan mushola akan menimbulkan keributan jika mereka juga hadir, di hadiri juga Bapak Lurah  beserta tokoh masyarakat yang di tuakan yaitu bapak  sahal,  komandan pleton dan satu orang yang gak jelas dari perwakilan apa.

Dalam diskusi tersebut tidak diperoleh kesepakatan apapun dimana keputusan dewan juri tidak dapat di ganggu gugat, namun atas nama perdamaian dan hari kemenangan akhirnya pihak menggugat (dalam ini kauman al hasan ) menerima dengan menerima masukan bapak lurah dan tokoh masyarakat yang hadir. Semoga hal hal yang seperti ini tidak terjadi di tahun tahun sebelumnya, Amiin

tautan sebelumnya http://wp.me/pnxHW-Sw

 

 

Hampir bentrok antara Panitia Takbir dan Peserta akhibat kecurangan panitia (versi peserta)


Takbir keliling desa jatisono yang harusnya berjalan mulus dan semarak sedikit ternodai akibat ya bisa di katakan kecurangan yang lakukan secara terstruktur, sistematis, dan masif   yang dilakukan oleh panitia dan dewan juri terhadap peserta takbir keliling ( dalam ini kauman al hasan ) dimana selisih hanya 1 nilai padahal dalam realitanya sangat kontras perbedaan antara kedua peserta takbir,  soal kriteria penilaian, berikut kriteriannya Continue reading