Macam-Macam Aplikasi Remote Desktop Komputer


  1. TeamViewer

aplikasi yang sangat terkenal untuk remote access ke PC. Aplikasi ini sudah diunduh lebih dari 1 juta orang karena kecanggihan dan kemudahaanya. Biasanya, TeamViewer digunakan di kalangan pekerja yang memerlukan banyak control PC dan melaui koneksi internet.

Kelebihan:
Mudah untuk di gunakan walaupun dengan jangkauan jarak yang cukup jauh selama suatu PC masih terkoneksi pada suatu jaringan
Menghidupkan atau mematikan PC secara remote
mengontrol penuh terhadap mouse dan keyboard
memanipulasi data suatu PC dengan mudah
memiliki fitur video call yang memungkinkan setiap user dapat saling berkomunikasi melalui camera
memiliki fasilitas chatting
bisa mengontrol penuh aktifitas suatu PC
kelemahan:
Dari segi keamanan aplikasi ini sangan kurang karena setiap orang bisa mengakses PC kita jika mereka
mengetahui username dan password pada PC kita.

Download TeamViewer

2. ultraviewer

 

Kelebihan :

  • Mudah untuk digunakan walaupun dengan jangkauan jarak yang cukup jauh selama suatu PC masih terkoneksi pada suatu jaringan.
  • Nyalain-matiin PC secara remote.
  • Mengontrol penuh terhadap mouse dan keyboard
  • Memanipulasi data suatu PC dengan mudah
  • Memiliki fitur video call yang memungkinkan setiap user dapat saling berkomunikasi melalui camera
  • Memiliki fasilitas chatting
  • Bisa mengontrol penuh seluruh aktifitas pada suatu PC

 

Kekurangan :

  • Dari segi keamanan aplikasi ini sangatlah kurang karena setiap orang bisa mengakses PC kita jika mereka mengetahui username dan password pada PC kita.
  • Tidak bisa membedakan antara client dan server karena setiap PC dapat berperan sebagai clien sekaligus server.
  • Loadingnya lebih lambat, karena membutuhkan koneksi yang lumayan

 

Download Ultraviewer

 

 

 

 

 

 

 

 

TTL exceeded / Time to live exceeded [CASE]


Time to live exceeded merupakan pesan status dari gateway terakhir / last hop (router menuju target) dikarenakan paket ICMP yang dikirimkan dibuang karena terjadi routing loop. Hal ini akan ditemui apabila anda menggunakan ping tools ke host target / tujuan kemudian mendapatkan pesan Time to live exceeded. Sumber permasalahan ini bisa bermacam – macam. klau yang saya alami sich karena 2 router di wan mac nya sama akibat backup dan restore ha ha ha .., yang terjadi karena  kesalahan routing yang menyebabkan routing loop antar router.
ntuk mengetahui lebih sederhana lagi mengenai gangguan pesan “Time to live exceeded” kita dapat mengunakan tools sederhana seperti traceroute (unix) atau tracert (m.s windows). Tool ini merupakan tool untuk melacak routing yang dilewati melalui hop (baca router) hingga sampai ke tujuan

Bandwidth Management Mikrotik Menggunakan Simple Queue


kita misalkan ada 2 client yaitu client 1 dan client 2 masing-masing akan mendapatkan alokasi bandwidth 256kbps/256kbps. Sehingga total bandwitdh mikrotik untuk 2 client tersebut adalah 512kbps/512kbps. Jika client 1 tidak menggunakan alokasi bandiwidthnya, maka jatah bandwidthnya akan diberikan kepada client yang lain, sehingga client 2 akan mendapatkan alokasi bandwidth maksimum.
Konfigurasi yang pertama kali dilakukan adalah konfigurasi untuk membatasi penggunaan bandwidth untuk kedua client sekaligus. Konfigurasi ini juga berfungsi sebagai pembatasan bandiwidth parent. Perintah yang dapat digunakan adalah sebagai berikut :

queue simple add name=limit-all target=192.168.10.0/24 max-limit=512000/512000

Selanjutnya dibuat konfigurasi untuk membatasi pemakaian bandwidth setiap client dengan menggunakan konfigurasi sebelumnya sebagai parent. Perintah yang dapat digunakan adalah sebagai berikut :

queue simple add name=limit-1 target=192.168.10.1 max-limit=512000/512000 limit-at=256000/256000 parent=limit-all

queue simple add name=limit-2 target=192.168.10.2 max-limit=512000/512000 limit-at=256000/256000 parent=limit-all

Cara Kirim Backup Mikrotik Otomatis via Email


 Source masukkan command berikut :

/system backup save name=(“BACKUP” . “-” . [/system identity get name] . “-” . \
[:pick [/system clock get date] 4 6] . [:pick [/system clock get date] 0 3] . [:pick [/system clock get date] 7 11]);

 script lagi dengan nama kirimbackup dengan command :

:global backupname (“BACKUP” . “-” . [/system identity get name] . “-” . \
[:pick [/system clock get date] 4 6] . [:pick [/system clock get date] 0 3] . [:pick [/system clock get date] 7 11]);
/tool e-mail send to=”EMAILTUJUANANDA@gmail.com” subject=(“MIKROTIK” . “-” . [/system identity get name] . \
” Backup”) from=EMAILENGIRIMANDA@gmail.com file=$backupname body=(“Ini Adalah e-mail otomatis untuk mengirim backup Mikrotikl! Dikirim pada hari ini ” .\ ([/system clock get date]).\ ” pukul”.\ ([/system clock get time]))