TTL exceeded / Time to live exceeded [CASE]


Time to live exceeded merupakan pesan status dari gateway terakhir / last hop (router menuju target) dikarenakan paket ICMP yang dikirimkan dibuang karena terjadi routing loop. Hal ini akan ditemui apabila anda menggunakan ping tools ke host target / tujuan kemudian mendapatkan pesan Time to live exceeded. Sumber permasalahan ini bisa bermacam – macam. klau yang saya alami sich karena 2 router di wan mac nya sama akibat backup dan restore ha ha ha .., yang terjadi karena  kesalahan routing yang menyebabkan routing loop antar router.
ntuk mengetahui lebih sederhana lagi mengenai gangguan pesan “Time to live exceeded” kita dapat mengunakan tools sederhana seperti traceroute (unix) atau tracert (m.s windows). Tool ini merupakan tool untuk melacak routing yang dilewati melalui hop (baca router) hingga sampai ke tujuan

Bandwidth Management Mikrotik Menggunakan Simple Queue


kita misalkan ada 2 client yaitu client 1 dan client 2 masing-masing akan mendapatkan alokasi bandwidth 256kbps/256kbps. Sehingga total bandwitdh mikrotik untuk 2 client tersebut adalah 512kbps/512kbps. Jika client 1 tidak menggunakan alokasi bandiwidthnya, maka jatah bandwidthnya akan diberikan kepada client yang lain, sehingga client 2 akan mendapatkan alokasi bandwidth maksimum.
Konfigurasi yang pertama kali dilakukan adalah konfigurasi untuk membatasi penggunaan bandwidth untuk kedua client sekaligus. Konfigurasi ini juga berfungsi sebagai pembatasan bandiwidth parent. Perintah yang dapat digunakan adalah sebagai berikut :

queue simple add name=limit-all target=192.168.10.0/24 max-limit=512000/512000

Selanjutnya dibuat konfigurasi untuk membatasi pemakaian bandwidth setiap client dengan menggunakan konfigurasi sebelumnya sebagai parent. Perintah yang dapat digunakan adalah sebagai berikut :

queue simple add name=limit-1 target=192.168.10.1 max-limit=512000/512000 limit-at=256000/256000 parent=limit-all

queue simple add name=limit-2 target=192.168.10.2 max-limit=512000/512000 limit-at=256000/256000 parent=limit-all

Cara Kirim Backup Mikrotik Otomatis via Email


 Source masukkan command berikut :

/system backup save name=(“BACKUP” . “-” . [/system identity get name] . “-” . \
[:pick [/system clock get date] 4 6] . [:pick [/system clock get date] 0 3] . [:pick [/system clock get date] 7 11]);

 script lagi dengan nama kirimbackup dengan command :

:global backupname (“BACKUP” . “-” . [/system identity get name] . “-” . \
[:pick [/system clock get date] 4 6] . [:pick [/system clock get date] 0 3] . [:pick [/system clock get date] 7 11]);
/tool e-mail send to=”EMAILTUJUANANDA@gmail.com” subject=(“MIKROTIK” . “-” . [/system identity get name] . \
” Backup”) from=EMAILENGIRIMANDA@gmail.com file=$backupname body=(“Ini Adalah e-mail otomatis untuk mengirim backup Mikrotikl! Dikirim pada hari ini ” .\ ([/system clock get date]).\ ” pukul”.\ ([/system clock get time]))

Cara Setting CCTV di Mikrotik


Cara Setting CCTV di Mikrotik IP > Firewall > NAT

x adalah IP Public yang kita punya,

IP ini yang kita akses dari luar. 192.168.x adalah IP DVR/ip kameranye.

877 port yang disetting di DVR bwt aksesnye.