Monitoring Squid report log dengan Squidstats Ubuntu Server 10.04


Monitoring Squid report log dengan Squidstats Ubuntu Server 10.04

Sebelumnya kita mulai pemasangan Monitoring Squid report log dengan Squidstats Ubuntu Server 10.04  untuk melihat report squid. Kali ini untuk melihat / memonitoring performance squid dengan menggunakan squidstat berikut instalasi dan konfigurasi squidstat yang dilakukan pada mesin ubuntu server

1. Lakukan instalasi dan konfigurasi modul pendukung squidstats ?

1
2
# apt-get install librrds-perl libsnmp-session-perl snmpd rrdtool snmp apache2 -y
# perl -MCPAN -e 'install Config::IniFiles'

2. Download dan extract file squidstats pada folder web direktori anda ?

1
2
3
4
# cd /var/www
# tar -xvzf squidstats-r54.tar.gz
# cd squidstats-r54

3. Copy file mib.txt pada folder instalasi squid anda:

1
# cp mib.txt /etc/squid/ #(jika install squid secara auto)

atau

1
# cp mib.txt /usr/local/squid/etc #(manual, sesuaikan dgn instalasi squid)

4. Copy file cp snmpd.conf ke direktory /etc/snmp/

1
# cp snmpd.conf /etc/snmp/

5. Edit SQUID_MIBFILE sesuai dengan folder install squid

1
# vi Makefile.defaults

6. Tambahkan kode berikut ini untuk squid.conf anda:
Code:

1
2
3
snmp_port 3401
acl snmppublic snmp_community public
snmp_access allow snmppublic all

7. Lakukan compile dan instalasi squidstats

1
# make && make install

8. Jalankan service squidstats

1
2
3
# snmpwalk -v 1 -c public localhost
# squidstats.pl createdb
# squidstats.pl gather

9. Buat cronjob untuk squidstats

1
# crontab -e

10. Masukkan perintah cronjob berikut (perintah tersebut akan melakukan refresh squidstats setiap 5 menit):

1
*/5 * * * * /usr/local/bin/squidstats.pl gather >/dev/null

11. Copy squidstats.conf ke direktory apache

1
# cp squidstats.conf /etc/apache2/conf.d

12. Selesai, dan reboot mesin proxy anda

1
# reboot

13. Untuk cek hasilnya masuk ke http://ipproxy/squidstats/graph-summary.cgi

Partisi Server Untuk Proxy


Proxy server sangat bermanfaat untuk menghemat bandwidth yang kita miliki sehingga akan lebih optimal dalam pemanfaatannya. Akses ke situs – situs web yang pernah kita kunjungi juga akan lebih cepat karena proxy server akan menyimpan beberapa content web tersebut ke dalam memory dan harddisk. Ada beberapa tahapan penting dalam proses installasi ubuntu server untuk dijadikan proxy, yaitu pada saat melakukan pembagian partisi, harus dilakukan secara manual supaya mendapatkan hasil yang optimal. sebagai contoh, katakan kita mempunyai harddisk 80 GB

/boot
– isi 256 mb
– Primary
– Begining
– use as = Ext4
– Mount point = /boot
– Mount options = noatime
– Bootable flag = on
– Pilih Done setting up the partition Continue reading

menambah harddisk baru untuk cache direktori partisi Ubuntu Server Lusca Proxy


##Petunjuk dibawah ini adalah untuk menambah harddisk baru (cache_dir Lusca Proxy)##
————————————————————————————

ngecek disk baru
=================
fdisk -l

hasilnya
——————————————–
muncul /dev/sdb (ini harddisk yang baru yang dipasang)

format
============
apt-get install reiserfsprogs
mkfs.reiserfs -f /dev/sdb

Buat Partisi
=============
fdisk /dev/sdb
tekan tombol “n” untuk membuat partisi
tekan tombol “e” untuk membuat extended partition
First sector :(Tekan tombol ENTER)
Last sector :(Tekan tombol ENTER)
tekan tombol “n” lagi untuk membuat partisi
tekan tombol “l” untuk membuat partisi logical
Partition number : (Tekan tombol ENTER)
First sector :(Tekan tombol ENTER)
Last sector :masukkan angka +20GB (artinya memberi size 20GB untuk partisi logical 1)

Lanjutkan untuk partisi logical selanjutnya………..!
——————————————————-

tekan tombol “w” untuk menyimpan perubahan

==================
mkfs.reiserfs /dev/sdb5
mkfs.reiserfs /dev/sdb6
mkfs.reiserfs /dev/sdb7

Buat Folder cache baru
======================
mkdir /cache9
mkdir /cache10
mkdir /cache11
chown -R proxy:proxy /cache9
chown -R proxy:proxy /cache10
chown -R proxy:proxy /cache10

Mount ke Harddisk baru
=====================
mount /dev/sdb5 /cache9
mount /dev/sdb6 /cache10
mount /dev/sdb7 /cache11